Posts

SEDERHANA (2019)

Naskah Film Pendek Sederhana Youtube :  https://youtu.be/nBGkDmW PENGANTAR Sederhana merupakan film kedua yang diproduksi pada tahun 2019 oleh siswa siswi MIA 3 (TIMEZONE 271). Film ini dibuat untuk mengikuti perlombaan video inspiratif yang diselenggarakan oleh OSIS 271. Dengan hasil menjadikan film pendek ini menjadi juara pertama. SEDERHANA (2019) Screenplay by Bagas Pamungkas 1 INT. KAMAR DIMAS - PAGI  Dimas bangun dari tidur dan melihat ke arah KALENDER yang sudah dicoret-coret dan menandakan bahwa hari ini hari Ulang Tahunnya. FADE TO BLACK. JUDUL MUNCUL 2 INT. RUANG MAKAN - PAGI  Bapak dan Anaknya yang sudah berpakaian seragam berhadapan di meja makan menghadap sarapannya masing-masing. Mereka saling diam, si Bapak terlihat lelah dan murung hari itu. Sedangkan sang anak menunduk dan sekali melirik bapaknya karena ingin menyampaikan sesuatu. ANAK (melirik bapaknya) Pak. Bapak tidak merespon dan meneruskan melahap sarapannya. ANAK (CONT’D) Kancaku ning sekolah, kabeh...

LINIASA (2018)

Naskah Film Pendek Liniasa Youtube :  https://youtu.be/yPNQy0aUHf0 PENGANTAR Liniasa merupakan film pendek yang di produksi tahun 2018 oleh siswa dan siswi kelas MIA 3 SMA Negeri 1 Pacitan. Film ini dibuat untuk mengikuti perlombaan film pendek yang diselenggarakan oleh OSIS 271. Hasil perlombaan tersebut menempatkan Liniasa sebagai juara 1. LINIASA (2018) Screenplay by Bagas Pamungkasa 1. EXT. HALAMAN SEKOLAH - PAGI Adegan membolos Daffa, Rafi, Ucup, Nando, dan Senja berlari dari kelas menuju depan sekolah.  CUT TO : 2. EXT. DEPAN GALERI - PAGI  Daffa, Rafi, Nando, Ucup berhasil keluar sekolah dengan melompati pagar. Tetapi berbeda dengan Senja, dia hanya perlu membuka pagar untuk keluar. Ketika melompat.  Zoom in daffa  DAFFA (V.O)  Jenengku Daffa, bocah paling ganteng yen jare simbahku.  Zoom in Rafi  DAFFA (V.O)  Iki Rafi, konco sing paling cedak mbi aku.  Zoom in Ucup  DAFFA (V.O)...

CERPEN "CUPANG TRANSGENDER"

Perumahan Perumnas Kedungbendo sedang ramai-ramainya anak-anak yang   memelihara ikan di botol kaca mereka masing-masing. Setiap anak setidaknya memiliki satu ikan cupang, beberapa bahkan punya dua hingga tiga ikan cupang. Semua anak sedang terlarut dalam hiruk pikuk percupangan ini. Namun tidak dengan Fadli, belum cukup tabungannya adalah alasan ia belum menyimpan sebuah botol kaca yang berisi ikan cupang. Sore hari sepulang sekolah seperti biasanya Fadli pergi ke rumah Anas. Ia punya ikan cupang petarung yang cukup kuat. Setiap hari ia latih dengan cupang milik Tosa, anak yang pintar dan tau segala hal tentang ikan cupang.                 “Hari ini belum bawa ikan juga, dli ? Kamu kapan mau beli, biar kita bisa latihan bareng.” sapa Anas setelah Fadli datang. Anas tak menjawab, hanya tersenyum. Di sana sudah ada Tosa yang sedang memutar-mutar air di dalam ember yang ternyata ada ikan cupang milik A...